= Welcome My Blog =
Hai, selamat datang di blog saya,
enjoy my blog
have fun :)
enjoy my blog
have fun :)
= Mengenai Saya =
Blog Archive
-
▼
2017
(6)
- ▼ 05/07 - 05/14 (3)
- ► 04/02 - 04/09 (2)
- ► 03/19 - 03/26 (1)
-
►
2016
(8)
- ► 11/27 - 12/04 (1)
- ► 10/16 - 10/23 (1)
- ► 04/17 - 04/24 (2)
- ► 04/03 - 04/10 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (1)
- ► 01/17 - 01/24 (2)
-
►
2015
(24)
- ► 11/22 - 11/29 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 05/31 - 06/07 (5)
- ► 04/26 - 05/03 (5)
- ► 04/12 - 04/19 (3)
- ► 03/22 - 03/29 (3)
- ► 03/08 - 03/15 (1)
- ► 01/18 - 01/25 (5)
-
►
2014
(19)
- ► 12/21 - 12/28 (7)
- ► 11/23 - 11/30 (2)
- ► 11/09 - 11/16 (2)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
- ► 10/05 - 10/12 (1)
- ► 09/28 - 10/05 (1)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/13 - 04/20 (1)
- ► 04/06 - 04/13 (1)
- ► 03/23 - 03/30 (1)
- ► 03/16 - 03/23 (1)
-
►
2013
(2)
- ► 12/01 - 12/08 (1)
- ► 10/27 - 11/03 (1)
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2017
(6)
- ▼ 05/07 - 05/14 (3)
- ► 04/02 - 04/09 (2)
- ► 03/19 - 03/26 (1)
-
►
2016
(8)
- ► 11/27 - 12/04 (1)
- ► 10/16 - 10/23 (1)
- ► 04/17 - 04/24 (2)
- ► 04/03 - 04/10 (1)
- ► 03/06 - 03/13 (1)
- ► 01/17 - 01/24 (2)
-
►
2015
(24)
- ► 11/22 - 11/29 (1)
- ► 10/18 - 10/25 (1)
- ► 05/31 - 06/07 (5)
- ► 04/26 - 05/03 (5)
- ► 04/12 - 04/19 (3)
- ► 03/22 - 03/29 (3)
- ► 03/08 - 03/15 (1)
- ► 01/18 - 01/25 (5)
-
►
2014
(19)
- ► 12/21 - 12/28 (7)
- ► 11/23 - 11/30 (2)
- ► 11/09 - 11/16 (2)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
- ► 10/05 - 10/12 (1)
- ► 09/28 - 10/05 (1)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 04/13 - 04/20 (1)
- ► 04/06 - 04/13 (1)
- ► 03/23 - 03/30 (1)
- ► 03/16 - 03/23 (1)
-
►
2013
(2)
- ► 12/01 - 12/08 (1)
- ► 10/27 - 11/03 (1)
My Blog List
www.gunadarma.ac.id. Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 28 November 2016
Pengertian Arsitektur Telematika
Telematika adalah singkatan dari
Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk sarana
komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi
dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu
dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau
kombinasi-kombinasinya.
Istilah arsitektur mengacu pada desain sebuah aplikasi, atau
dimana komponen yang membentuk suatu sistem ditempatkan dan bagaimana mereka
berkomunikasi. Jadi secara sederhana arsitektur telematika (What) yaitu
sebuah struktur desain yang secara logic dapat meningkatkan hubungan jaringan
komunikasi dengan teknologi informasi. Arsitektur mempunyai tiga elemen utama
yaitu :
1. Arsitektur sistem pemrosesan
Menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem
operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan
pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap.
2. Arsitektur telekomunikasi dan
jaringan
Menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan,
yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari
organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data
Dari ketugas arsitektur ini, bagian arsitektur data lah yang
paling rumit dan sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk
tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber
informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Arsitektur Telematika
istilah
arsitektur dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua
rinciannya, seperti sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan
sebagainya. Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap
sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan,
menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan
sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk
menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang
lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin
bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
2. Arsitektur telekomunikasi dan
jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi
perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam
organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung
dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data, sejauh ini
merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk
yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk
tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber
informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Hal itu mendorong munculnya
paradigma baru dalam pemrosesan data yaitu apa yang disebut Distributed
Processing dimana sejumlah komputer mini komputer, workstation atau personal
komputer menangani semua proses yang didistribusikan secara phisik melalui
jalur jaringan komunikasi. Salah satu bentuk dari distributed processing adalah
arsitektur client-server. MenurutWikipedia, klien-server atau client-server
merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara
untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak
server. Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian
yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan
komponen server. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end,
sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponenclient dari
aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data
dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh
pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya
kepada komponen server yang dijalankan di atas mesinserver, umumnya dalam
bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki olehserver. Komponen
server akan menerima request dari clinet, dan langsung memprosesnya dan
mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada client. Clientpun menerima
informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada
pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna. Dapat
di simpulkan Arsitektur Telematika itu sendiri adalah sebuah struktur desain
yang secara logika dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan
teknologi informasi.
Beberapa Arsitektur Client-Server
1. Arsitektur Mainframe
Pada
arsitektur ini, terdapat sebuah komputer pusat (host) yang memiliki sumber daya
yang sangat besar, baik memori, processor maupun media penyimpanan. Mainframe
menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user),
kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang
pertama. Perpindahan ini tidak dirasakan oleh pemakai, seolah-olah tidak ada
apa-apa. Jenis komputer ini memiliki suatu Central Processing Unit, Storage
Device yang agak besar (kira-kira sebesar 2 lemari pakaian) dan ditempatkan
pada tempat tersendiri. Peralatan CPU dan Storage tersebut dihubungkan dengan
banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Melalui komputer
terminal, pengguna mengakses sumber daya tersebut. Komputer terminal hanya memiliki
monitor/keyboard dan tidak memiliki CPU. Semua sumber daya yang diperlukan
terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun
1980-an.
2. Arsitektur File Sharing
Pada arsitektur ini komputer server menyediakan file-file
yang tersimpan di media penyimpanan server yang dapat diakses oleh pengguna.
Arsitektur file sharing memiliki keterbatasan, terutama jika jumlah pengakses
semakin banyak serta ukuran file yang di shaing sangat besar. Hal ini dapat
mengakibatkan transfer data menjadi lambat. Model ini populer pada tahun
1990-an.
3. Arsitektur Client/Server
Karena
keterbatasan sistem file sharing, dikembangkanlah arsitektur client/server.
Dengan arsitektur ini, query data ke server dapat terlayani dengan lebih cepat
karena yang ditransfer bukanlah file, tetapi hanyalah hasil dari query
tersebut. RPC (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting pada arsitektur
client/server. Arsitektur Client-Server Telematika terdiri dari 2 buah
arsitektur yakni, arsitektur sisi client dan sisi server-nya.
Arsitektur Sisi Client
Istilah
ini merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (koneksi HTPP
atau client) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi
eksekusi client dan Cookie adalah contoh dari sisi penyimpanan pada Client.
Lihat Cookie, Server Side.
Karakteristik Client
Ø Selalu memulai permintaan ke server.
Ø Menunggu balasan.
Ø Menerima balasan.
Ø Biasanya terhubung ke sejumlah kecil
dari server pada satu waktu.
Ø Biasanya berinteraksi langsung
dengan pengguna akhir dengan menggunakan
antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis.
Ø Khusus jenis klien mencakup: web
browser, e-mail klien, dan online chat klien
Biasanya
berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka
pengguna seperti antarmuka pengguna grafis. Khusus jenis klien mencakup: web
browser, e-mail klien, dan online chat klien.
Arsitektur Sisi Server
Sebuah
eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar
metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi
server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi
atau program untuk mengeksekusi.
Karakteristik Server
Ø Selalu menunggu permintaan dari
salah satu klien.
Ø Melayani klien permintaan kemudian
menjawab dengan data yang diminta ke klien.
Ø Sebuah server dapat berkomunikasi
dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
Ø Jenis server khusus mencakup: web
server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.
Jadi, secara umum Arsitektur
Client-Server atau jaringan komputer adalah sebuah aplikasi terdistribusi
arsitektur yang partisi tugas atau beban kerja antara penyedia layanan (server)
dan pelayanan pemohon, disebut klien. Sering kali klien dan server beroperasi
melalui jaringan komputer pada hardware terpisah. Sebuah mesin server adalah
performa tinggi host yang menjalankan satu atau lebih program server yang
berbagi sumber daya dengan klien. Seorang klien tidak berbagi apapun dari sumber
daya, tetapi meminta server layanan konten atau fungsi. Oleh karena itu klien
memulai sesi komunikasi dengan server yang menunggu (mendengarkan) masuk
permintaan.
Dalam perkembangannya, client/server
dikembangkan oleh dominasi perusahaan software besar yaitu Baan, Informix,
Lotus, Microsoft, Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase.
Perusahaan-perusahaan ini adalah superstar pada era pertama dimunculkannya
konsep client/ server. Saat ini perusahaanperusahaan ini telah menjadi
perusahaan komputer yang stabil dan besar.
KOLABORASI ARSITEKTUR TELEMATIKA DARI SISI CLIENT DAN SERVER
Berikut
ini adalah penjelasan mengenai kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi
server yang terbagi kedalam 3 bagian:
1. Arsitektur Single-Tier
Arsitektur single-tier adalah semua komponen produksi dari
sistem dijalankan pada komputer yang sama. Ini adalah sederhana dan paling
mahal alternatif. Ada kurang perlengkapan untuk membeli dan mempertahankan.
Kelemahan dari jenis ini pelaksanaan keamanan lebih rendah dan kurangnya skalabilitas.
Sebuah arsitektur skalabel ketika dapat dengan mudah diperluas atau ditambah
untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kinerja. Setelah semua komponen utama
situs dan data di satu komputer di belakang firewall daun domain situs lebih
rentan terhadap serangan berbahaya. Menjalankan semua komponen situs pada
sebuah komputer juga membatasi ekspansi dan optimalisasi kemungkinan. Anda
hanya dapat menambahkan begitu banyak memori atau begitu banyak CPU untuk
sebuah server tunggal.
2. Arsitektur Two-tier
Arsitektur two-tier, antarmuka pengguna ditempatkan di
lingkungan desktop dan sistem manajemen database. Biasanya dalam sebuah server,
yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak client.
Pengolahan informasi dibagi antara sistem user interface lingkungan dan
lingkungan server manajemen database. Arsitektur two-tier lebih aman dan
terukur daripada pendekatan single-tier. Pilihan ini bergerak Database Server
ke mesin terpisah di belakang firewall yang kedua. Ini menambah keamanan
tambahan dengan menghapus data pelanggan sensitif dari DMZ. Memiliki database
pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahan
dari opsi ini adalah biaya yang mahal dan kompleksitas arsitektur.
3. Arsitektur Three-tier
Arsitektur
three-tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di
tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user
interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware
ini di implementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi
monitor, pesan server atau aplikasi server. The middleware menjalankan fungsi
dari antrian, eksekusi aplikasi dan database pementasan. Di samping itu
middleware menambahkan penjadwalan dan prioritas untuk bekerja di kemajuan.
Three-tier klien / server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa
untuk jumlah pengguna yang besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika
dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat.
Kekurangan dari tiga tingkatan
arsitektur adalah bahwa lingkungan pengembangan lebih sulit untuk digunakan
daripada pengembangan aplikasi dari dua lapis, yaitu :
1. Three tier dengan pesan server
Pada arsitektur ini, pesan akan diproses dan diprioritaskan
asynchronously. Header pesan memiliki prioritas yang mencakup informasi, alamat
dan nomor identifikasi. Server pesan link ke relasional DBMS dan sumber data
lainnya. . Pesan sistem alternatif untuk infrastruktur nirkabel.
2. Three tier dengan server aplikasi
Arsitektur
ini memungkinkan tubuh utama untuk menjalankan sebuah aplikasi pada tuan rumah
bersama bukan di sistem user interface lingkungan klien. Server aplikasi logika
bisnis saham, perhitungan dan pengambilan data mesin. . Dalam aplikasi
arsitektur ini lebih terukur dan biaya instalasi kurang pada satu server
dibandingkan mempertahankan masing-masing pada klien desktop
ELEMEN – ELEMEN DASAR DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR
1.
TITIK
Pengertian Titik adalah : Awal dan akhir dari sebuah garis;
Menunjukkan posisi dalam sebuah ruang; Merupakan pusat perhatian; Titik tidak
memiliki panjang, lebar, luas, atau pealaman.
2.
GARIS
Garis adalah sebuah titik yang diperpanjang, yang memiliki
panjang, tapi tidak memiliki lebar dan tinggi.
Elemen garis di bagi 2 yaitu :
Ø Elemen linear vertical.
Contohnyan : Kolom, Tiang, Menara dll.
Ø Elemen linear Horizontal.
Contohnyan : denah.
3.
BIDANG
Bidang adalah Sebuah garis yang diteruskan kearah yang
berbeda dari arah asalnya . sebuah bidang memiliki panjang dan lebar tapi tidak
memiliki tinggi.
4.
RUANG
Ruang adalah Gabungan dari beberapa bidang.
Unsur pembentuk ruang yaitu :
Ø Harus ada pembatas.
Ø Harus ada benda/manusia.
5.
BENTUK
Bentuk adalah Karakteristik pengenal volume yang utama.
Bentuk juga adalah cirri utama yang menunjukkan suatu volume, hal ini
ditentukan oleh volume, wujud, dan hubungan antara bidang – bidang yang
menggambarkan batas – batas. Secara konseptual volume mempunyai 3 dimensi yaitu
panjang, lebar dan tinggi.
6.
TEKSTUR
Tekstur adalah Gambaran mengenai sifat permukaan suatu benda
yang dapat menimbulkan kesan – kesan tertentu seperti kasar, halus licin,
mengkilat dan buram.
7.
WARNA
Warna adalah Intensitas dan nilai pada permukaan bentuk.
Fungsi utama warna dalam karya
perancangan adalah ;
Ø Meningkatkan kwalitas atau member
nilai tambah
Ø Sebagai media komunikasi yang
memiliki makna untuk penyalur kesan dan informasi.
Ø Untuk menutupi kelemahan atau
kekurangan suatu permukaan bentuk atau benda yang di anggap kurang menarik.
Arsitektur Client Side Server Side, dan Client Server
1. Web statis : web ini hanya
menyediakan informasi, tidak ada interaksi antara pengelola web
dan pengunjung, Web ini dibuat
dengan mengunakan html biasa.
2. Web Dinamis : web ini dikatakan dinamis karena
selain menyediakan informasi, web ini juga menyediakan layanan interaksi antara
pengunjung web dan pengelola web seperti pengunjung dapat memberikan komentar,
dapat merubah konten web, memindahkan konten, dan lain sebagainya. Web ini dibuat dengan html, css, javascript,
php, jquery dll. Dalam perkembangannya web dinamis dapat dibuat dengan dua cara
yaitu:
·
Teknologi
Client Side
·
Teknologi
Server Side
Teknologi Client Side
Dalam teknologi Client Side proses
update data dilakukan pada sisi browser. Sebagai contoh : jika kita melakukan
interaksi dengan halaman web maka browser yang akan mengelola apa yang kita
perintahkan.
Karakteristik client –side scripting
:
·
Kode
program didownload bersama dengan halaman web
·
Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh
browser
·
Model
eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML
Berikut cara kerja Client Side:
·
Pengunjung
web mengklik salah satu link dari web dan browser membaca perintah
pengunjung untuk memangil alamat web
yang dituju.
·
Setelah
itu browser akan mengalihkan ke halaman yang dituju oleh pengunjung web.
Contoh teknologi Client Side :
Ø css, jquery, javascript
Teknologi Server Side
Dalam teknologi Sever Side proses update dilakukan di
server. Cara kerja Server side : jika kita melakukan interaksi dengan halaman
web maka browser akan mengirimkan perintah ke server, kemudian server akan merespon dan melaukan
perintah yang diberi kemudian server akan mengirimkan kembali data/ perintah
dari browser, dan browser akan
menampilkan data/ perintah tersebut.
Karakteristik server side
programming :
1.
Ada
client yang meminta request
2.
Eksekusi
program dilakukan di server
3.
Mengirimkan hasil ke client
Keuntungan server side programming :
1.
Cross
platform : tidak tergantung dengan browser tertentu
2.
Optimasi
dan pemeliharaan dilakukan di browser
3.
Dapat
mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan
4.
Menambah
kekuatan server
5.
Kode program aman
Aplikasi yang sering digunakan oleh
server side programming yaitu :
Ø Search engines
Ø Database access
Ø Chat & bulletin board service
Dalam pembuatan web teknologi server side dibutuhkan server
seperti xampp, wam, iis dan lain sebagainya. Contoh teknologi server side yaitu
asp, php dan jsp
Perbedaan utama server-side programming dan client server
programming adalah tempat mengeksekusi skripnya. Pada client server
programming, skrip dieksekusi di browser sedangkan server side programming
dieksekusi di client (web browser).
Kolaborasi
Arsitektur Klien & Server
Arsitektur
Sisi Klien
Pelaksanaan atau
penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah
sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi
klien penyimpanan. Lihat Cookie, Server Side.
Karakteristik Klien :
Karakteristik Klien :
- Selalu memulai permintaan ke
server.
- Menunggu balasan.
- Menerima balasan.
- Biasanya terhubung ke
sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
- Biasanya berinteraksi
langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna
seperti antarmuka pengguna grafis.
- Khusus jenis klien mencakup:
web browser, e-mail klien, dan online chat klien.
- Arsitektur
Sisi Server
Sebuah
eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar
metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi
server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi
atau program untuk mengeksekusi.
Karakteristik Server :
- Selalu menunggu permintaan
dari salah satu klien.
- Melayani klien permintaan
kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
- Sebuah server dapat berkomunikasi
dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
- Jenis server khusus
mencakup: web server, FTP server, database server, E-mail server, file
server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.
Jadi, secara
umum Arsitektur Klien-Server atau jaringan komputer adalah sebuah aplikasi
terdistribusi arsitektur yang partisi tugas atau beban kerja antara penyedia
layanan (server) dan pelayanan pemohon, disebut klien. Sering kali klien dan
server beroperasi melalui jaringan komputer pada hardware terpisah. Sebuah
mesin server adalah performa tinggi host yang menjalankan satu atau lebih
program server yang berbagi sumber daya dengan klien. Seorang klien tidak
berbagi apapun dari sumber daya, tetapi meminta server layanan konten atau fungsi.
Oleh karena itu klien memulai sesi komunikasi dengan server yang menunggu
(mendengarkan) masuk permintaan.
Dalam perkembangannya, client/server dikembangkan
oleh dominasi perusahaan software besar yaitu Baan, Informix, Lotus, Microsoft,
Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan ini
adalah superstar pada era pertama dimunculkannya konsep client/ server. Saat
ini perusahaanperusahaan ini telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan
besar.
Client Server
Client adalah sebuah individu yang
berhubungan dengan server untuk meminta data atau layanan ke server sedangkan
server ialah, induvidu yang menyediakan data atau layanan yang di minta oleh
client . ClientServer adalah pembagian kerja antara server dan client yang memiliki
akses server dalam suatu satu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah
desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi
ketika mengakses server dalam suatu jaringan. Yang biasa bisa digunakan untuk :
Ø Servis (layanan)
Ø Sharing resources (sumber daya)
Ø Asymmetrical protocol (protokol yang tidak
simetris )
Ø Pesan berbasiskan komunikasi
Ø Pemisahan interface dan implementasi
Macam-macam arsitektur Client-Server
yaitu:
Ø Standalone (one-tier)
Arsitektur Single- Tier adalah semua
komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan
alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan
dipelihara.
Ø Client/Server (two tier)
Dalam model client/server,
pemrosesan pada sebuah aplikasi terjadi pada client dan server. Client/server
adalah tipikal sebuah aplikasi two-tier dengan banyakclient dan sebuah server
yang dihubungkan melalui sebuah jaringan.
Ø Three Tier
Arsitektur Three Tier merupakan
inovasi dari arsitektur Client Server. Pada arsitektur Three Tier ini terdapat
Application Server yang berdiri di antara
Client dan Database Server. Contoh
dari Application server adalah IIS, WebSphere, dan sebagainya.
Ø Multi Tier
Arsitektur Multi Tier adalah suatu metode yang sangat mirip
dengan Three Tier. Bedanya, pada Multi Tier akan diperjelas bagian UI (User
Interface) dan Data Processing. Yang membedakan arsitektur ini adalah dengan
adanya Business Logic Server. Database Server dan Bussines Logic Server merupakan
bagian dari Data Processing.
Minggu, 16 Oktober 2016
DEFINISI TELEMATIKA
Di
dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari
istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem
jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada
hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan
dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Istilah
Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi
perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa
TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai
wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics
juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan
teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan
istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu
konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan
Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika
merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada
dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele =
telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.
Dalam perkembangannya istilah
Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit
membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada
kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium.
Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim
Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi
Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication
Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi
sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Manfaat Telematika:
- Memberikan Informasi yang
terupdate sekarang ini
- Memudahkan dalam berbagai
Informasi dengan cepat sesuai perkembangan jaman
- Berkomunikasi jarak jauh
- Mendapatkan Informasi dan
pembelajaran tentang apa yang kita mau
- Penghematan biaya dan
transportasi
PEMANFAATAN TELEMATIKA
Pemanfaatan
telematika sejauh ini menurut saya sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan
dari kehidupan manusia, bahkan sudah menjadi komoditas industri, bisnis
informasi, media dan telekomunikasi. Perubahan dalam teknologi telematika telah
merubah pola ekonomi, pola hidup dan cara melakukan bisnis secara signifikan.
Pemanfaatan internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya
transaksi bisnis dan memberikan kemudahan dalam melakukan diversifikasi
kebutuhan. Pemanfaatan internet dalam e-Government juga telah terbukti dapat
meningkatkan kinerja pemerintah didalam penyediaan informasi dan
penyelenggaraan layanan kepemerintahan kepada masyarakat dan kalangan bisnis.
Konsumen
secara mudah dapat melakukan pencarian dan perbandingan untuk mendapatkan
produk berkualitas tinggi dan dengan harga kompetitif Perkembangan
telematika juga mempengaruhi pola dan fungsi pemerintah, dari semula bersifat
memiliki, mengembangkan dan mengoperasikan industri, berubah menjadi penentu
kebijakan, pemberi regulasi, pemantau dan pendorong perkembangan sektor
industri.
Telematika
sebagai peluang bisnis dilihat dari Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar
merupakan potensi pasar cukup besar bagi industri hardware telematika. Sebagian
besar potensi tersebut menjadi pasar produk luar negeri, karena belum diimbangi
hasil produk dalam negeri yang memadai.
Kebutuhan industri perangkat keras yang
relatif padat modal menjadikan produk telematika masih sangat tergantung kepada
produk impor. Potensi pengembangan produk dan pasar yang sangat besar belum
dimanfaatkan dengan baik, padahal pengembangan industri software telematika di
dalam negeri akan mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan
masyarakat
Lemahnya standardisasi dan sertifikasi produk
piranti lunak dalam negeri menyebabkan kualitas produk beragam yang
membingungkan konsumen
Mengurangi
ketergantungan pada piranti lunak import akan sangat berarti dalam meningkatkan
kemampuan nasional untuk memanfaatkan telematika. Kelemahan Hukum dan
Perundangan serta ketidak relaan membayar lisensi dengan biaya mahal,
menyebabkan tingginya tingkat pelanggaran HAKI. Di IndonesiaTelematika juga
dapat digunakan sebagai penunjang usaha dan sebagai kata kunci dalam
peningkatan kapasitas UKM yaitu efisiensi serta peningkatan daya saing sehingga
telematika menjadi salah satu komponen utama dalam efisiensi dan peningkatan
daya saing, sebagai contoh dengan internet dapat memiliki akses langsung ke
sumber informasi dan pasar serta dengan aplikasi keuangan dapat mengelola
administrasi usaha secara baik dengan aplikasi produksi meningkatkan efisiensi
dan mutu seperti halnya email yang dapat meningkatkan kemudahan berkomunikasi
dengan mitra usaha dan pelanggan.
Perkembangan Telematika Dalam Teknologi Informasi
Telematika,
pada awalnya dikembangkan disisi internet. Ketika komputer tersebar luas
kebutuhan akan suatu cara mudah untuk menukar data tumbuh berkembang. Ini
adalah ketika teknologi telekomunikasi telah digunakan untuk menghubungkan
antar komputer dan kemudian telematika dilahirkan. Telematika adalah jawaban
dari keprihatinan yang teijadi pada tahun 1976 di Prancis,, ketika itu
perkembangan aplikasi komputer telah merubah organisasi ekonomi dan sosial
masyarakat.
Perkembangan Telematika Saat
Ini
Saat ini banyak bidang yang
memanfaatkan telematika,. seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada
pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi
lewat telepon,, saluran televisi, radio, media lainnya, dan bahkan system
pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS(Global
Positioning System). Dalam penerapaannya, Telematika menggunakan teknologi
pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat
telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian/control pada
objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan
perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima
oleh layanan (vendor) seluler dan di teruskan ke pelangggan . Kemudian data
telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone,
pda, dan smartphone.
Trend Kedepan Perkembangan
Telematika
Pemanfaatan Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini.
Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor,
penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi
terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala
terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses
bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor
baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat
saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua
berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan
kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang
semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan
segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar
yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah,
termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus
berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih
baik.
Teknologi
Telematika Bidang Telekomunikasi antara lain:
Pager
Pager
Alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan
dan menerima pesan pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima
pesan yang terdiri dari beberapa digit saja.
Handphone
Salah satu contoh dari teknologi telematika dibidang komunikasi. Karena merupakan suatu sarana berkomunikasi dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak yang lainnya.
Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. System operasi yang digunakan adalah android, dan android itu sendiri adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak
Teknologi Telematika Bidang Transportasi
Salah satu produk tranportasi yang menerapkan layanan telematika adalah Toyota. Karena menyadari semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk sampai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan disalah satu produksinya yang memiliki layanan navigasi yang menyediakan informasi dan peta lengkap lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer.
Tenologi Telematika di Pemerintahan
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.
Handphone
Salah satu contoh dari teknologi telematika dibidang komunikasi. Karena merupakan suatu sarana berkomunikasi dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak yang lainnya.
Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. System operasi yang digunakan adalah android, dan android itu sendiri adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak
Teknologi Telematika Bidang Transportasi
Salah satu produk tranportasi yang menerapkan layanan telematika adalah Toyota. Karena menyadari semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk sampai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan disalah satu produksinya yang memiliki layanan navigasi yang menyediakan informasi dan peta lengkap lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer.
Tenologi Telematika di Pemerintahan
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)